Sudah Disegel Sejak Kemarin, Ruangan Kakanwil Kemenag Jatim Belum Digeledah KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menyegel ruangan Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Jatim, Haris Hasanuddin di Jalan Raya Bandara Juanda no 26, Sidoarjo semenjak Jumat (15/3) kemarin. Meski demikian, sampai Sabtu (16/3) ini, belum ada firasat KPK akan mengerjakan penggeledahan di ruangan Haris.

Penyegelan KPK terhadap ruangan Kakanwil Kemenag Sidoarjo ini dibetulkan oleh Kepala Sub Bagian Humas Kanwil Kemenag Jatim, Markus. Dia menyatakan, penyegelan terhadap ruangan Kakanwil Kemenag ini sudah dilaksanakan KPK pada Jumat senja sekitar pukul 17.00 WIB.”Sudah semenjak kemarin senja disegel KPK,” ujarnya, Sabtu (16/3), di Kanwil Kemenang Jatim.

 

Dia menambahkan, KPK tidak membawa barang apa juga dari dalam ruangan yang sudah disegel tersebut. Markus mengaku pun tidak menemukan informasi kapan KPK bakal menggeledah ruangan Haris.

 

“Kami belum bisa info kapan KPK inginkan ke sini lagi. Tidak terdapat barang yang diangkut KPK, melulu disegel saja,” tambahnya.

Dia menyatakan, segala sesuatu yang mencantol informasi permasalahan ini telah disampaikannya ke Kemenag pusat. Kakanwil akan memberikan penjelasan bersangkutan permasalahan ini untuk Kemenag.

 

“Kami telah koordinasi dengan Kemenag pusat tentang hal ini. Nanti Kemenag pusat yang bakal menyampaikan,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi memutuskan Ketua Umum PPP Romahurmuziy tersangka permasalahan suap lelang jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Di samping Rommy, panggilan Romahurmuziy, KPK pun menetapkan terduga tiga orang lainnya.

“KPK menambah status perkara ke penyidikan dan memutuskan tiga orang terduga yakni RMY, MFQ dan HRS,” ungkap Wakil Ketua KPK Laode M Syarief untuk wartawan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3).

 

Lebih jauh, Laode membeberkan pasal yang disangkakan yaitu Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diolah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-l KUHP.

Kepala Sub Bagian Humas Kanwil Kemenag Jatim, Markus, mengatakan, Haris Hasanuddin selaku Kepala Kanwil Kemenag Jatim baru dilantik pada 5 Maret 2019 lalu.

Awalnya Haris menjabat Plt Kepala Kanwil Kemenag Jatim semenjak Oktober 2018 kemudian sebelum kesudahannya menjadi kepala definitif.

Sebelum jabatan tersebut diduduki Haris, Kepala Kanwil Kemenag Jatim dijabat oleh Syamsul Bahri.

Markus mengatakan, ketika ini Syamsul Bahri menempati jabatan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

“Iya, beliau (Haris) menggantikan Pak Syamsul Bahri. Karena semenjak Oktober (Syamsul Bahri) telah diganti,” kata Markus, Jumat (15/3).

 

Markus menambahkan, Haris Hasanudin baru bekerja di Kanwil Kemenag Jatim pada September 2018 lalu. Sebelum itu, Haris pun pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Surabaya.